Wayang yang berasal dari kebudayaan asli Indonesia (Jawa) telah ditemukan sejak zaman pra sejarah 1500 SM. Hal ini dapat dilihat dari penampilan tokoh-tokoh, alat musik, dan filosofi dari kata wayang itu sendiri bermula dari kata byang atau dabyang yang merupakan bahasa .Jawa. Dapat diartikan bahwa wayang kulit merupakan kebudayaan asli
dalam kebudayaan Jawa banyak tertuang dalam berbagai karya sastra jawa.Goldmann dalam Ratna (2011: 343) menjelaskan bahwa dari sisi antropologi sastra, fakta kultural sastra dalam fenomena yang telah teruji oleh perjalanan masa lampau. Pada dasarnya karya sastra Jawa terbagi dalam tiga golongan yaitu Darma Sastra: karya sastra
Wayang Kulit. Wayang kulit pernah diklaim oleh Malaysia sebagai bagian dari budaya mereka. Hal ini dikarenakan beberapa orang Indonesia yang menetap di sana kerap mengadakan pertunjukan wayang kulit. Masyarakat Indonesia bisa bersyukur pada tanggal 27 November 2003 UNESCO mengakui Wayang Kulit sebagai warisan kebudayaan Indonesia.
Wayang sebagai salah satunya, berkembang dengan pesat sejak dulu, dan tak mati hingga sekarang. Kedua, tiap ubkebudayaan Jawa memiliki kekhasan bentuk visual wayang. Ketiga, terdapat potensi media pendidikan seni yang telah tertanam di sekolah dasar, dengan wayang sebagai sumber gagasannya.
koP1I. gr841pujlc.pages.dev/147gr841pujlc.pages.dev/61gr841pujlc.pages.dev/22gr841pujlc.pages.dev/183gr841pujlc.pages.dev/351gr841pujlc.pages.dev/224gr841pujlc.pages.dev/3gr841pujlc.pages.dev/441
artikel bahasa jawa tentang kebudayaan wayang