Apa yang dimaksud dengan wawancara? Wawancara adalah proses tanya jawab untuk memperoleh informasi dan data. Foto merupakan tahapan penting bagi sebagian orang, khususnya para pelamar kerja. Lantas, apa yang dimaksud dengan wawancara?Wawancara secara sederhana dapat diartikan proses tanya jawab yang dilakukan oleh satu pihak dan pihak lainnya untuk tujuan tidak hanya dilakukan pada pekerjaan, tetapi juga digunakan pada beberapa bidang lainnya. Contohnya, wawancara digunakan sebagai metode penelitian, proses pembuatan berita, dan ini akan membahas secara rinci mengenai wawancara lebih lanjut, mulai dari pengertian, unsur, hingga cara menyusun laporan hasil WawancaraPengertian wawancara adalah tanya jawab dengan seseorang yang diperlukan keterangan atau pendapatnya untuk dimuat dalam surat kabar, disiarkan melalui radio, atau ditayangkan pada layar televisi. Foto dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, wawancara memiliki beberapa arti, di antaranyaTanya jawab dengan seseorang pejabat dan sebagainya yang diperlukan untuk dimintai keterangan atau pendapatnya mengenai suatu hal, untuk dimuat dalam surat kabar, disiarkan melalui radio, atau ditayangkan pada layar televisiTanya jawab direksi kepala personalia, kepala humas perusahaan dengan pelamar pekerjaanTanya jawab peneliti dengan dari buku Top Sukses Pendalaman Materi SMP/MTs Kelas VII karya Tim Smart Nusantara, wawancara merupakan percakapan antara dua orang atau lebih dan berlangsung antara narasumber dan pewawancara dengan maksud dapat disimpulkan bahwa wawancara adalah proses yang dilakukan untuk mencari data dan informasi terkait suatu hal, baik secara langsung maupun tidak WawancaraSalah satu unsur wawancara yang penting adalah pewawancara. Foto merupakan proses pengumpulan informasi dengan tujuan tertentu. Agar dapat mencapai tujuan tersebut, ada beberapa unsur dalam proses wawancara yang perlu dari buku Top Book SMP Kelas VIII yang ditulis oleh Tim Sigma, berikut macam-macam unsur adalah orang yang membutuhkan informasi yang pada umumnya berperan sebagai orang yang memberikan pertanyaan-pertanyaan dalam proses wawancara. Pewawancara juga bertugas untuk membuat daftar pertanyaan yang ingin ditanyakan pada narasumber adalah orang yang memiliki posisi sebagai pemberi informasi atau informan dan biasanya menjadi orang yang ditanyakan oleh pewawancara. Narasumber dalam wawancara biasanya ditentukan melalui pengukuran tentang keterkaitannya dengan suatu topik yang ingin narasumber adalah tokoh, ahli, orang yang terkait dengan suatu peristiwa, orang biasa, dan wawancara adalah salah satu unsur penting yang diperlukan dalam suatu wawancara. Unsur ini berperan sebagai pokok pembahasan dalam wawancara sekaligus sebagai pembatas dalam hal-hal yang dibicarakan agar tidak keluar dari konteks dan tujuan yang telah dan tempat adalah unsur wawancara yang berkaitan dengan kapan dan di mana wawancara akan dilakukan. Hal ini harus disepakati antara pewawancara dan narasumber agar mendapatkan kepastian sehingga sama-sama bisa melakukan wawancara dengan WawancaraSalah satu bentuk wawancara adalah terencana-terstruktur yang membacakan pertanyaan sesuai dengan apa yang telah ditetapkan pada pedoman wawancara. Foto memiliki banyak bentuk yang didasarkan pada perbedaan jenisnya. Dilihat dari proses perencanaannya, wawancara dibagi menjadi tiga Prof. Dr. A. Muri Yusuf, dalam buku Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan, berikut bentuk-bentuk dari Wawancara Terencana-TerstrukturWawancara terencana-terstruktur adalah jenis wawancara yang persiapannya dilakukan dengan matang. Pada jenis wawancara ini, seorang pewawancara harus membuat pertanyaan menggunakan format baku dan ini dikatakan terstruktur sebab penanya atau pewawancara hanya dapat membacakan pertanyaan sesuai dengan apa yang telah ditetapkan pada pedoman Wawancara Terencana-Tidak TerstrukturWawancara terencana-tidak terstruktur adalah jenis wawancara yang sama dengan bentuk wawancara sebelumnya, yaitu telah mempersiapkan pedoman wawancara dengan baik dengan cara menyusun daftar pertanyaan yang ingin perbedaan terletak pada pengembangan daftar pertanyaan tersebut. Jenis wawancara tidak terstruktur dapat menanyakan beberapa pertanyaan yang tidak ada dalam pedoman wawancara, tetapi masih dalam konteks pembahasan yang sesuai dengan tema yang bebas adalah wawancara yang dilakukan tanpa ada pedoman wawancara yang telah disusun dan direncanakan sehingga penanya akan memberikan pertanyaan secara bebas sesuai dengan topik yang ingin Menyusun Pertanyaan WawancaraIlustrasi seseorang melakukan cara menyusun pertanyaan wawancara. Foto wawancara harus disusun dengan baik dan benar sehingga dapat menghasilkan pertanyaan yang runtut, jelas, dan mudah untuk dipahami oleh narasumber atau Buatlah Pertanyaan sesuai dengan Topik WawancaraLangkah pertama adalah membuat pertanyaan yang disesuaikan dengan topik wawancara dan tentunya dapat memenuhi informasi yang dibutuhkan oleh Menyusun Kalimat Tanya dengan EfektifSetelah mengetahui pertanyaan apa yang ingin ditanyakan, langkah selanjutnya adalah menyusun kalimat tersebut menggunakan kalimat tanya yang efektif singkat, padat, dan jelas agar tidak membingungkan Gunakan Satu Pertanyaan untuk Satu InformasiPastikan bahwa pertanyaan yang telah dibuat sebaiknya digunakan untuk memperoleh satu informasi saja. Hal ini untuk menghindari kerancuan informasi yang dihasilkan dari Konsultasikan Pertanyaan WawancaraApabila pertanyaan wawancara telah disusun dengan baik dan benar, langkah terakhir adalah konsultasikan daftar pertanyaan yang telah dibuat dengan seorang ahli atau yang paham tentang teknik terakhir ini bersifat opsional, tetapi sebaiknya dilakukan untuk menghindari kesalahan dalam melakukan wawancara Membuat Laporan WawancaraIlustrasi seseorang melakukan cara membuat laporan wawancara. Foto laporan hasil wawancara adalah langkah terakhir yang dilakukan dalam proses wawancara untuk menarik kesimpulan dari informasi yang telah diperoleh bagaimana cara membuat laporan wawancara? Laporan wawancara disusun sesuai dengan sistematikanya. Adapun langkah-langkah dalam menyusun laporan hasil wawancara adalah sebagai pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan persiapan berupa memastikan bahwa pewawancara mengetahui sistematika penulisan laporan hasil wawancara, memastikan bahwa seluruh pertanyaan telah terjawab, dan mengecek kembali data yang telah Menyusun Laporan Hasil WawancaraApabila pada tahapan persiapan tidak ditemukan kesalahan atau masalah, langkah selanjutnya adalah menyusun laporan hasil wawancara. Laporan hasil wawancara sendiri disusun dengan menggunakan kalimat yang mudah dipahami dan sesuai dengan hasil wawancara dapat disusun berdasarkan sistematikanya dengan cara berikutLatar belakang menyusun latar belakang dilakukan dengan cara menuliskan hal yang melatarbelakangi wawancara wawancara menuliskan tujuan yang ingin dicapai sehingga akhirnya melakukan wawancara dan pokok pembahasan wawancara jelaskan tema atau topik yang dibahas saat wawancara dan tempat wawancara tuliskan waktu dan tempat wawancara dari wawancara menggambarkan secara rinci yang berisi informasi terkait siapa saja nama narasumber hingga rincian tanya jawab dalam bentuk wawancara simpulkan hasil wawancara berdasarkan informasi atau data yang telah hasil wawancara tuliskan saran dan masukan tentang informasi yang Periksa Kembali Laporan yang Telah DibuatLangkah berikutnya adalah memeriksa kembali laporan yang telah dibuat, mulai dari kaidah kebahasaannya, data-data dan informasi yang digunakan, dan lain-lain. Apabila masih memiliki kekurangan, segera lakukan revisi dan memperbaiki kesalahan-kesalahan yang terakhir dalam menyusun laporan hasil wawancara adalah melakukan evaluasi akhir setelah melakukan beberapa revisi dari laporan sebelum dipublikasikan atau yang dimaksud dengan wawancara?Apa tujuan kita melakukan wawancara?Apa pengertian narasumber dalam wawancara?
Berikutyang bukan petunjuk penyusunan daftar pertanyaan dalam wawancara adalah A. pertanyaan disusun berdasarkan tujuan wawancara. B. upayakan satu pertanyaan untuk menggali satu informasi. C. kalimat tanya disusun dengan singkat dan jelas. D. membuat daftar pertanyaan yang banyak. Jawaban: Wawancaraadalah kegiatan tanya jawab yang dilakukan oleh dua orang atau lebih untuk mendapat informasi, meminta keterangan atau pendapat tentang suatu permasalahan. Seseorang yang terlibat dan memberikan pertanyaan disebut dengan pewawancara. Sedangakan orang yang menjawab pertanyaan disebut responden/ narasumber. Isi Tulisan 1. Jenis Wawancara 2. Wawancaraterstruktur adalah salah satu metode wawancara yang terdiri dari rangkaian pertanyaan yang telah disusun untuk mengumpulkan data yang konsisten pada topik tertentu. implisit adalah sikap bawaan yang menciptakan keberpihakan atau ketidaksukaan terhadap seseorang atau kelompok orang berdasarkan, misalnya, gender, orientasi seksual Wawancaraterbuka adalah wawancara yang berdasarkan pertanyaan yang tidak terbatas (tidak terikat) jawabannya. Wawancara terpimpin adalah wawancara dengan memakai pertanyaan yang sudah disiapkan sebelumnya. Wawancara tertutup adalah wawancara yang berdasarkan pertanyaan yang terbatas jawabannya. Konteks